aku rindu kamu
aku rindu kita bersama
bersujud di hamparan sajadah
di tanah suciNya...
aku rindu berdoa bersama
bermunajat bersama
bersimpuh taubat kepadaNya
di NabawiNya, di HaramNya
heavenWord
When i close my eyes, i hope your shadow accompany but if it isn't happen, i hope the dream lead me to you, i will totally sacrifice my life just to the Lord of you
27 Juli 2018
10 Oktober 2009
Lebur Dalam Dekapmu
bangunkan aku esok hari
dikala matahari masih menyinari indah wajahmu
dan sesaat kukecup keningmu
hingga ku jatuh dalam pelukan mata indahmu
setiap lesung merah pipimu yang merona
yang tak lelah menyapa dalam suka dan susah
menyakinkan akan anugerah dari Tuhan
yang diturunkan kepadaku yaitu kamu
sekarang dalam jauh, hanya seonggok rindu
yang terpahat indah di hatiku padamu
kujamah dengan nafas sang cupid
Sampai permadani alam tiru aroma surgawi
hingga aku lebur dalam dekapmu
tautan waktu hanya sebagai saksi bisu
Keutuhan raga & insanmu terjaga
selalu mecinta dalam satu nama
Ara dan Awa...
dedicated to: Nurina Widiastuti
dikala matahari masih menyinari indah wajahmu
dan sesaat kukecup keningmu
hingga ku jatuh dalam pelukan mata indahmu
setiap lesung merah pipimu yang merona
yang tak lelah menyapa dalam suka dan susah
menyakinkan akan anugerah dari Tuhan
yang diturunkan kepadaku yaitu kamu
sekarang dalam jauh, hanya seonggok rindu
yang terpahat indah di hatiku padamu
kujamah dengan nafas sang cupid
Sampai permadani alam tiru aroma surgawi
hingga aku lebur dalam dekapmu
tautan waktu hanya sebagai saksi bisu
Keutuhan raga & insanmu terjaga
selalu mecinta dalam satu nama
Ara dan Awa...
dedicated to: Nurina Widiastuti
16 Juli 2009
Ketika Cinta Bertasbih
sekalipun cinta telah kuuraikan
dan kujelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi
aku jadi malu pada keteranganku sendiri
meskipun lidahku telah mampu menguraikan
namun tanpa lidah cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menulisankannya
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta
dalam menguraikan cinta
akal berbaring tak berdaya
bagaikan keledai berbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan
dan kujelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi
aku jadi malu pada keteranganku sendiri
meskipun lidahku telah mampu menguraikan
namun tanpa lidah cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menulisankannya
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta
dalam menguraikan cinta
akal berbaring tak berdaya
bagaikan keledai berbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan
Langganan:
Postingan (Atom)